IPTEK, Mempermudah Kehidupan

Banner01

Potensi Pengembangan Agribisnis di Kabupaten Pati

Potensi agribisnis di Kabupaten Pati secara umum prospektif untuk dikelola sebagai sumber kekayaan, hal ini dapat dilihat berdasarkan komoditi yang ada yaitu :
  • Komoditi Pangan
  1. Tanaman padi, luas areal tanam 80.622 Ha dan luas panen 92.893 dengan produktivitas 49,50 Ku/Ha, total produksi mencapai 459.823 ton;
  2. Tanaman Jagung, luas areal tanam 12.268 Ha, luas panen 12.513 Ha, produktivitas 32,23 Ku/Ha, total produksi mencapai 40.331 ton;
  3. Tanaman ketela pohon, luas areal tanam 8.611, luas panen 14.020 Ha dengan produktivitas 256,81 Ku/Ha, total produksi mencapai 364.255 ton;
  4. Tanaman kacang tanah, luas areal tanam 3.041 Ha, luas panen 3.360 Ha dengan produktivitas 12,01 Ku/Ha, total produksi mencapai 4.036 ton;
  5. Tanaman kacang hijau, luas areal tanam 15.475 Ha, luas panen 15.695 Ha, dengan produktivitas 11,29 Ku/ha total produksi mencapai 17.712 ton;
  6. Tanaman kedelai, luas areal tanam 3.591 Ha, luas panen 3.384 Ha dengan produktivitas 13,27 Ku/ha, total produksi mencapai 4.491 ton;
  • Komoditi Perkebunan
  1. Tanaman tebu rakyat, luas areal tanaman tebu yang menghasilkan 10.694,30 Ha dengan produksi gula mencapai 41.201.645 ton;
  2. Tanaman kelapa, luas areal tanaman kelapa yang menghasilkan 5.213 Ha dengan produksi total mencapai 23.663.993 butir;
  3. Tanaman kelapa kopyor, luas areal tanam yang menghasilkan mencapai 298,30 Ha dengan produksi total mencapai 856.090 butir;
  4. Tanaman kapuk randu, luas areal tanaman yang menghasilkan 15.020 Ha dengan produksi total mencapai 8.224.839 kg odol;
  5. Tanaman cengkeh, luas areal tanaman yang menghasilkan 1.072,40 dengan produksi bunga kering mencapai 149.378 kg.
  • Komoditi Peternakan
  1. Populasi sapi potong 63.069 ekor; populasi sapi perah 219 ekor; populasi kerbau 2.615 dan populasi kambing 110.810 ekor;
  2. Populasi ayam RAS 648.301 ekor dan populasi ayam Buras 6.473.355 ekor.
  • Komoditi Perikanan
  1. Produksi budidaya tambak, bandeng 14.575.797 kg, udang 1.224.294 ekor, rucah 754.367 kg dan jembret 139.049 kg;
  2. Produksi kolam lele, luas kolam 22,57 Ha produksi mencapai 558.215 kg.
Pengembangan agribisnis di Kabupaten Pati, perlu memperhatikan peningkatan mutu intensifikasi, mengintensifkan kegiatan penyuluhan, permodalan, dan pengembangan kawasan, pengembangan usaha, pengembangan kemitraan serta kebijakan yang memihak petani.

Saran/Rekomendasi

  1. Hendaknya potensi agribisnis yang dimiliki Kabupaten Pati dikelola secara bijaksana sebagai sumber kekayaan dan dapat digunakan sebagai dasar mengambil kebijakan.
  2. Hendaknya penyuluhan secara terpadu diintensifkan dan ditingkatkan, untuk itu SDM-nya (penyuluh) perlu ditingkatkan pengetahuan dan ketrampilannya, agar dapat mengembangkan potensi agribisnis yang dimiliki Kabupaten Pati.
  3. Hendaknya kegiatan kelompoktani perlu diaktifkan kembali agar dapat meningkatkan pendapatannya.
  4. Hendaknya pengembangan kawasan, pengembangan usaha dan pengembangan kemitraan perlu mendapat perhatian yang sririus dan konsisten.
  5. Hendaknya dilakukan penelitian lebih lanjut tentang agribisnis dilihat dari sisi lain. (Sutrisno, Peneliti pada Kantor Litbang Kab. Pati).
Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Yellow Green Red Cyan Orange

Body

Background Color
Text Color

Header

Background Color

Spotlight3

Background Color

Footer

Select menu
Google Font
Body Font-size
Body Font-family
Direction